Syracusebroadband.org – Bursa kripto asal Korea Selatan, Bithumb, mengalami insiden besar ketika secara tidak sengaja mengirim Bitcoin senilai USD 44 miliar, atau lebih dari Rp 741,6 triliun, kepada para pelanggan. Peristiwa yang terjadi pada hari Jumat ini memicu reaksi pasar yang signifikan, termasuk penjualan besar di bursa tersebut.
Dalam pengumumannya, Bithumb menjelaskan bahwa mereka berniat untuk memberikan hadiah uang tunai kecil sebesar 2.000 won Korea (sekitar Rp 23.000) kepada setiap pengguna sebagai bagian dari promosi. Namun, akibat kesalahan teknis, setiap pengguna yang terpengaruh malah menerima 2.000 Bitcoin, sebuah jumlah yang jauh melebihi ekspektasi.
Menanggapi situasi ini, Bithumb segera mengambil tindakan dengan membatasi perdagangan dan penarikan untuk 695 pengguna yang terkena imbas, hanya 35 menit setelah pengiriman Bitcoin yang tidak disengaja tersebut. Meskipun langkah-langkah ini diambil untuk mengendalikan situasi, dampak dari kesalahan pengiriman ini tetap terasa di kalangan pengguna dan pasar kripto secara luas.
Kejadian ini menyoroti pentingnya pengelolaan risiko dan prosedur yang ketat dalam operasional bursa kripto. Pengguna dan analis industri pun mulai mempertanyakan langkah-langkah pengamanan yang diterapkan perusahaan tersebut. Seorang analis keuangan menyebut bahwa insiden ini dapat merusak reputasi Bithumb jika tidak ditangani dengan bijaksana.
Dengan latar belakang situasi yang tidak biasa ini, Bithumb diharapkan dapat segera menyelesaikan masalah dan memberikan klarifikasi lebih lanjut kepada semua pihak yang terdampak, termasuk menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk mencegah kesalahan serupa di masa depan.
![Perusahaan Kripto Korsel Terkirim Bitcoin Rp741,6 Triliun oleh Kesalahan | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/02/heboh-perusahaan-kripto-korsel-tak-sengaja-kirim-bitcoin-senilai-rp7416-triliun-kepada-penggunanya-a.jpeg)