Syracusebroadband.org – Jasa perahu penyeberangan di Sungai Brantas, Jatikalen, Nganjuk, mengalami lonjakan pengguna pada hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, yang jatuh pada Minggu, 22 Maret 2026. Jumlah kendaraan yang menggunakan layanan ini meningkat signifikan, yakni dari 500 menjadi 1.000 kendaraan per hari.
Perahu yang menghubungkan Kabupaten Nganjuk dan Jombang tersebut menarik perhatian banyak pengguna, terutama saat libur lebaran. Tarif yang dikenakan untuk pengguna roda dua adalah Rp2.000, sedangkan untuk roda empat dikenakan biaya Rp5.000. Sementara itu, penumpang pejalan kaki dapat menggunakan jasa ini secara gratis.
Peningkatan jumlah pengguna jasa penyeberangan ini mencerminkan tradisi mudik yang masih berlangsung di masyarakat. Dalam momen tersebut, banyak masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk pulang ke kampung halaman atau berkunjung ke sanak saudara.
Kendaraan antrean terpantau di sepanjang jalur menuju pelabuhan perahu, menciptakan suasana ramai di sekitar area. Beberapa pengguna jasa perahu mengungkapkan bahwa pelayanan yang cepat dan tarif yang terjangkau menjadi alasan utama mereka memilih transportasi ini.
Pengelola jasa perahu penyeberangan juga mencatat bahwa meski ada peningkatan pengguna yang signifikan, mereka berusaha untuk tetap menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang. Penataan layanan serta pengawasan yang ketat dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan.
Dengan demikian, perahu penyeberangan ini tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari tradisi masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Upaya untuk meningkatkan pelayanan diharapkan dapat terus berlanjut agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
![Perahu Penyeberangan Antarkabupaten Beroperasi di Sungai Brantas | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/03/jasa-perahu-penyeberangan-antarkabupaten-di-sungai-brantas-nganjuk-220326-mm-1.jpg)