Site icon syracusebroadband.org

Pengeboran Migas Sumur Rayeu D-1 Dimulai di Aceh Utara

[original_title]

Syracusebroadband.org – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Pema Global Energi (PGE) telah memulai pengeboran sumur eksplorasi Rayeu D-1 di Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung untuk meningkatkan produksi dan penemuan cadangan migas di wilayah tersebut. Kepala BPMA, Mawardi Nur, menjelaskan bahwa pengeboran ini sejalan dengan upaya menemukan sumber daya hidrokarbon baru di Aceh.

Lokasi pengeboran terletak di Desa Alue Serdang, Kecamatan Baktiya, dan diketahu bahwa proses pengeboran dilakukan dengan metode directional drilling menggunakan rig BMA-16 yang memiliki kapasitas 1.500 HP, dioperasikan oleh PT Bina Mitra Artha. Target kedalaman sumur mencapai 6.953 kaki terukur, atau 6.894 kaki dalam kedalaman vertikal sebenarnya.

Mawardi menekankan bahwa tujuan dari pengeboran Rayeu D-1 adalah untuk mengonfirmasi hasil survei seismik 3D yang telah dilakukan sebelumnya. Sumur ini difokuskan pada reservoir batupasir dari Formasi Lower Seurula, dengan perhatian khusus pada lapisan LS-1 dan LS-2. Dari kegiatan ini, PGE merencanakan potensi produksi awal sebanyak 300 barel kondensat per hari dan 11,4 juta standar kaki kubik gas per hari.

Pengembangan struktur Lower Seurula diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi keberlanjutan produksi hidrokarbon di wilayah kerja B Aceh. Dengan langkah ini, diharapkan Aceh semakin berpotensi sebagai daerah penghasil migas di Indonesia.

Exit mobile version