Site icon syracusebroadband.org

Pemkot: Borobudur Expo 2026 Dorong Ekonomi Magelang

[original_title]

Syracusebroadband.org – Gelaran Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang, berlangsung dari tanggal 17 hingga 20 September 2026, diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian daerah. Pemerintah Kota Magelang menyasar 40.000 pengunjung dengan target transaksi mencapai Rp2 miliar selama acara ini.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merangsang aktivitas ekonomi masyarakat setempat, karena Kota Magelang memiliki keterbatasan sumber daya alam. Menurutnya, sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan inovatif menjadi fokus utama dalam memacu perekonomian. “Kota ini tidak memiliki tambang atau pabrik, jadi kami mengandalkan kreativitas dan sektor jasa,” ungkapnya.

Damar Prasetyono menekankan bahwa transaksi dalam event ini bukanlah tujuan utama. Yang lebih penting adalah menciptakan kerjasama baru, membuka pasar bagi produk UMKM, dan mempertemukan pelaku usaha dengan mitra yang potensial. Penyelenggaraan Expo ini juga dimaksudkan sebagai platform untuk mempromosikan perekonomian di kawasan penyangga destinasi wisata Borobudur, melibatkan wilayah seperti Kabupaten Purworejo, Wonosobo, dan Temanggung.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan apresiasi terhadap wacana penyelenggaraan kegiatan ini. Ia percaya sektor jasa dan ekonomi kreatif berperan penting dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Menurutnya, konsumen akan tertarik untuk berbelanja produk-produk lokal, sehingga diperlukan lebih banyak acara yang bisa menarik masyarakat datang ke Kota Magelang.

Dengan target yang realistis dan fokus pada pengembangan UMKM, diharapkan Borobudur Indonesia Expo 2026 dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat perekonomian daerah serta meningkatkan daya saing lokal di kancah yang lebih luas.

Exit mobile version