Site icon syracusebroadband.org

Pakar Pariwisata: Gunakan Akal Imitasi untuk Dukung Wisata Religi

[original_title]

Syracusebroadband.org – Pengembangan wisata religi dapat dioptimalkan dengan pemanfaatan teknologi digital, menurut pakar pariwisata Azila Azmi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Dalam seminarnya di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa, Azmi menyatakan bahwa teknologi memiliki peran penting tidak hanya dalam promosi dan transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai alat edukasi dan penyampaian nilai-nilai keagamaan.

Azmi menguraikan empat peran teknologi dalam pengembangan wisata religi. Pertama, fungsi mendidik, di mana teknologi berperan mengenalkan sejarah dan warisan budaya Islam kepada publik. Kedua, fungsi menafsirkan, yang membantu wisatawan memahami makna spiritual dari situs keagamaan. Ketiga, fungsi membimbing, yang memberikan panduan kepada pengunjung mengenai etika dan penghormatan saat berada di tempat suci. Terakhir, fungsi menghubungkan, yang mempertemukan wisatawan dengan komunitas lokal melalui interaksi yang saling menghargai.

Lebih lanjut, Azmi menekankan pentingnya jaminan kualitas dan sertifikasi halal bagi wisatawan Muslim. Ia menyebutkan bahwa informasi yang jelas dan dapat dipercaya mengenai produk serta layanan halal merupakan unsur penting dalam meningkatkan pengalaman wisata. Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan dan memastikan bahwa wisatawan mendapatkan pengalaman yang sesuai dengan nilai-nilai agama mereka.

Implementasi teknologi dalam pengelolaan wisata religi diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya tarik destinasi, menjadikannya lebih inklusif dan mendidik. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan wisata religi dapat berkembang secara optimal dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.

Exit mobile version