Site icon syracusebroadband.org

Militer Filipina Hancurkan 72 Pemberontak Dalam 8 Bulan 2026

[original_title]

Syracusebroadband.org – Militer Filipina telah melaporkan bahwa sebanyak 72 pemberontak dalam negeri tewas selama tahun ini, menurut informasi resmi yang dirilis oleh Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) pada Rabu (19/8). Dalam periode mulai 1 Januari hingga 13 Agustus 2026, AFP mencatat total 1.045 pemberontak dan pendukung mereka telah dilumpuhkan.

Dari angka tersebut, sebanyak 935 anggota New People’s Army (NPA) memilih untuk menyerahkan diri, sementara 38 orang ditangkap dan 72 lainnya tewas akibat operasi militer. Selain itu, militer juga berhasil menyita atau menerima 661 senjata api dan 255 ranjau antipersonel, serta menguasai 38 markas NPA.

Kolonel Francel Margareth Padilla, juru bicara AFP, menyatakan bahwa pada tahun sebelumnya, tepatnya tahun 2025, pihak militer juga berhasil melumpuhkan 2.018 anggota dan pendukung NPA. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.798 orang menyerahkan diri, 93 ditangkap, dan 127 mengalami kematian dalam berbagai operasi yang dilakukan oleh militer.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah Filipina untuk menanggulangi aksi pemberontakan dan memperkuat keamanan dalam negeri. Dalam konteks yang lebih luas, situasi ini juga mencerminkan tantangan yang dihadapi pemerintah dalam memelihara stabilitas dan perdamaian di seluruh wilayah. Keberhasilan melumpuhkan kelompok-kelompok tersebut dianggap penting agar proses pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terus berjalan.

Pihak militer menegaskan komitmennya untuk mengurangi angka kekerasan dan merangkul para mantan anggota kelompok bersenjata guna memberikan kesempatan baru dalam pembangunan masyarakat.

Exit mobile version