Syracusebroadband.org – Lionel Messi, megabintang Timnas Argentina, baru saja mencetak rekor gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Prestasi ini diraihnya saat Argentina mengalahkan Austria dengan skor 2-0 dalam laga kedua grup J Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026). Gol tersebut membuat Messi melampaui rekor legendaris Miroslav Klose.
Dalam laga tersebut, Messi memiliki peluang untuk mencetak gol lebih awal melalui tendangan penalti setelah Lautaro Martinez dijatuhkan di kotak penalti. Namun, eksekusi tersebut melenceng, menandai kegagalan penalti ke-33 dalam karirnya. Meski demikian, pada menit ke-38, Messi berhasil menjebol gawang Austria dengan tembakan kaki kiri yang dihasilkan dari serangan balik cepat.
Gol yang dicetak Messi langsung menuai kontroversi. Legenda sepak bola, Peter Schmeichel, yang bertindak sebagai analis di FOX Sports, menganggap gol tersebut seharusnya dianulir. Ia mencatat bahwa sebelum gol terjadi, terdapat tindakan pelanggaran oleh Alexis Mac Allister yang tidak ditangkap oleh wasit atau Video Assistant Referee (VAR).
Schmeichel berpendapat bahwa tindakan Mac Allister menjatuhkan Xaver Schlager merupakan pelanggaran yang jelas dan seharusnya direspons dengan tendangan bebas. Ia menekankan betapa pentingnya VAR dalam kasus-kasus serupa agar keadilan di lapangan tetap terjaga. Perdebatan ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di level internasional, di mana setiap keputusan wasit dapat mempengaruhi hasil akhir pertandingan.
Dengan prestasi ini, Messi kembali menunjukkan kemampuan luar biasanya dan menciptakan momen penting dalam sejarah sepak bola dunia sambil menghadapi sorotan yang terus mengemuka terkait keputusan di lapangan.
![Messi Diklaim Tak Berhak Atas Rekor Gol Piala Dunia Oleh Schmeichel | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/06/lionel_messi-09Af_large.jpg)