Syracusebroadband.org – Penanganan kebutuhan dasar pasca gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi prioritas utama Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa proses pemulihan akses dan infrastruktur yang terdampak gempa sudah berjalan, dengan beberapa ruas jalan dan jembatan yang telah diperiksa. Dody memastikan bahwa penanganan terhadap titik-titik yang masih mengalami gangguan terus dikoordinasikan agar akses masyarakat dapat kembali normal secepatnya.
Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu lalu, Dody menekankan pentingnya gerakan cepat dalam penanganan bencana. Rapat tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, serta sejumlah menteri dan pejabat pemerintah lainnya. Rapat ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah respon terhadap bencana gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores.
Dody telah memberikan instruksi kepada jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lapangan untuk fokus pada pemulihan akses jalan, yang dianggap vital untuk mobilitas penduduk dan distribusi bantuan. Penanganan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada area yang paling membutuhkan.
Kementerian PU menegaskan bahwa kerjasama lintas sektor, termasuk dengan TNI dan Polri, sangat diperlukan untuk memastikan bahwa infrastruktur dasar dapat dipulihkan sesuai dengan kondisi yang ada. Selain itu, UPT di NTT akan terus memantau situasi infrastruktur, untuk mempercepat penanganan pada lokasi yang mengganggu konektivitas masyarakat. Langkah ini diambil untuk menjamin akses masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat pasca gempa Flores.
![Menteri PU Janjikan Penanganan Akses dan Kebutuhan Dasar di NTT | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/08/561985.jpg)