Site icon syracusebroadband.org

Mentan Ungkap Peran Menteri ATR Jaga Tujuh Juta Hektare Lahan

[original_title]

Syracusebroadband.org – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya peran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dalam perlindungan tujuh juta hektare lahan pertanian di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan saat acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang berlangsung di Karawang, Jawa Barat, dihadiri oleh ribuan petani secara langsung dan daring.

Amran menyatakan, lahan tersebut merupakan aset vital bangsa yang harus dijaga dari alih fungsi menjadi kawasan non-pertanian, seperti perumahan atau industri. Ia memberikan apresiasi kepada Menteri ATR/Kepala BPN atas upayanya dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan, yang sangat krusial bagi ketahanan pangan nasional.

Lebih lanjut, Amran menekankan bahwa perlindungan lahan pertanian strategis perlu menjadi fondasi dalam pembangunan sektor pertanian dan perkebunan. Lahan yang luas tersebut harus dihindarkan dari penggunaan yang tidak sesuai agar memastikan keberlangsungan produksi pangan untuk generasi mendatang.

Nusron Wahid, dalam kesempatan terpisah, menegaskan bahwa kebijakan ketahanan pangan dan investasi dapat berjalan berdampingan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan di antara kebutuhan ketahanan pangan, industri, energi, dan penyediaan perumahan. Menurutnya, moratorium alih fungsi lahan sawah yang diterapkan pemerintah bertujuan untuk memastikan pemanfaatan ruang berlangsung secara adil dan terukur.

Selain itu, Nusron menjelaskan bahwa pemerintah sedang melakukan pembersihan data mengenai lahan pertanian untuk menghindari tumpang tindih penggunaan. Penyelarasan data ini diharapkan dapat diselesaikan pada Februari 2026, sehingga bisa memberikan gambaran yang lebih jelas dalam pengelolaan ruang dan pertanian di Indonesia. Di tengah upaya ini, pemerintah tetap fokus pada perlindungan lahan pangan agar keberlanjutan produksi pangan tetap terjaga.

Exit mobile version