Site icon syracusebroadband.org

Leci Pubei Perluas Pasar Melalui Rantai Pasokan Modern

[original_title]

Syracusebroadband.org – Leci Pubei dari Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China, kini semakin cepat menjangkau konsumen di Indonesia dan negara lainnya berkat peningkatan sistem logistik dan perdagangan elektronik. Memasuki musim panen, leci “Feizixiao” yang terkenal, yang diambil dari kebun di wilayah Pubei, dibawa ke pusat penyortiran untuk dijaga kesegarannya sebelum diangkut dengan truk bersuhu dingin.

Di wilayah ini, lebih dari 31.000 mu kebun leci dimanfaatkan untuk memproduksi buah ini yang telah diakui sebagai produk Indikasi Geografis China. Kualitasnya yang tinggi menjadikan leci Pubei favorit di pasar luar negeri, di mana lebih dari 2.000 ton diekspor, sebagian besar menuju Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Menurut eksportir Jiang Xuechang, leci dari Pubei dihargai karena kulitnya yang tipis dan rasa manis yang khas.

Sistem distribusi modern memungkinkan leci terjamin kesegarannya selama perjalanan jauh. Pusat distribusi yang ditingkatkan dan metode transportasi yang efisien kini mampu mengirimkan barang dalam waktu singkat, bahkan hanya dalam 24 jam ke kota-kota besar. Langkah-langkah pengurangan waktu proses bea cukai juga semakin mempermudah pengiriman ke luar negeri, membuat pengalaman pengiriman menjadi lebih lancar.

Wakil kepala wilayah Pubei, Huang Yan, menyebut industri leci telah memberikan peluang baru bagi petani dan pengusaha lokal. Dengan adanya peningkatan dalam rantai pasokan dan penjualan melalui e-commerce, para petani diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka. Upaya tersebut juga melibatkan penyederhanaan prosedur serta pengawasan mutu untuk menjaga kualitas produk tetap terjamin.

Exit mobile version