Site icon syracusebroadband.org

KUR Sektor Produksi Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM

[original_title]

Syracusebroadband.org – Pengalokasian Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor produksi menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam meningkatkan perekonomian UMKM di Indonesia. Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyatakan bahwa penyaluran KUR menuju sektor seperti pertanian, perikanan, dan industri pengolahan dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja, yang pada gilirannya akan berdampak positif bagi ekonomi nasional.

Dalam acara Islamic Financial Dialogue di Jakarta, Riza menjelaskan bahwa Kementerian UMKM, bersama 47 lembaga pembiayaan termasuk lembaga berbasis syariah, menargetkan alokasi KUR sebesar Rp297 triliun pada tahun ini. Hingga 1 Juli 2026, telah tersalurkan Rp149 triliun yang mencakup lebih dari 2,34 juta UMKM, di mana 64,3 persennya atau sekitar Rp95,8 triliun diperuntukkan bagi sektor produksi.

Riza menekankan bahwa arah alokasi KUR ini berbeda dari pembiayaan tradisional yang biasanya terfokus pada sektor perdagangan. Dengan memprioritaskan sektor produksi, pemerintah berupaya menciptakan investasi jangka panjang yang lebih berkelanjutan bagi ekonomi daerah. Selain itu, Riza juga mengungkapkan pentingnya lembaga pembiayaan dalam meningkatkan literasi dan aksesibilitas bagi UMKM, terutama bagi populasi Muslim yang mendominasi di Indonesia.

Ke depannya, pemerintah menargetkan volume pembiayaan hingga Rp1.500 triliun untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah, khususnya pada sektor-sektor prioritas seperti swasembada pangan dan energi. Dengan langkah ini, diharapkan UMKM di Indonesia dapat tumbuh lebih baik dan lebih terintegrasi ke dalam struktur ekonomi nasional.

Exit mobile version