Syracusebroadband.org – Sebuah tragedi terjadi di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akibat ledakan petasan yang menyebabkan dua korban jiwa dan lima orang lainnya mengalami luka bakar. Insiden tersebut berlangsung pada Rabu, 18 Februari, sekitar pukul 12.00 WIB.
Kepolisian Resor Situbondo, melalui Kapolres AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, menginformasikan bahwa salah satu korban, Abdurrahman (15), meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD dr. Soebandi Jember. “Hari ini kami mendapatkan laporan bahwa satu korban ledakan petasan meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit di Jember,” ujar Kapolres.
Ledakan berawal dari serbuk petasan yang disimpan di rumah Ibu Kulsum (60). Akibatnya, struktur rumah tersebut hancur total dan menimpa beberapa warga sekitar. Diantara korban, Supriyadi (50) juga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Saat ini, lima orang yang selamat, yaitu Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), dan Ibu Kulsum, sedang menjalani perawatan jalan setelah sebelumnya dirawat di RSUD Asembagus.
Kejadian ini telah mengundang perhatian pihak berwenang, dan Polres Situbondo terus melakukan penyelidikan lebih lanjut serta pengolahan tempat kejadian perkara guna mencegah insiden serupa di masa mendatang. Menurut sumber, seluruh korban yang luka bakar saat ini menunjukkan tanda-tanda perbaikan dalam kondisi kesehatan mereka.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat setempat, menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap penyimpanan barang berbahaya seperti petasan.
![Korban Ledakan Petasan di Situbondo Kini Jadi Dua Orang | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/02/20260218_160951.jpg)