Syracusebroadband.org – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Ferry Juliantono menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memiliki potensi besar untuk mendorong pengembangan produk lokal serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini disampaikan Ferry dalam keterangan resminya di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu.
Ferry menjelaskan bahwa KDKMP tidak hanya menjual sembako dan obat-obatan, tetapi juga memberikan ruang bagi produk lokal dan UMKM. Dengan total 83.000 KDKMP yang tersebar di seluruh Indonesia, dia berharap lebih banyak pelaku UMKM berani menciptakan dan memasarkan produk mereka.
“Dulu, banyak yang ragu dan takut produknya tidak laku dijual, khususnya di retail modern dan pasar ekspor. Kami ingin mengubah mindset itu,” ujar Ferry. Ia mendorong masyarakat untuk membuat produk-produk sederhana seperti sabun, shampo, sambal, dan makanan lainnya. Pemerintah akan membantu dalam proses inkubasi dan kurasi produk agar memenuhi standar kualitas dan nilai jual.
Selain itu, Ferry menyebutkan dukungan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) serta koperasi besar seperti Koperasi Pelabuhan Indonesia (Kopelindo) yang siap memberikan pembiayaan untuk produk-produk UMKM. “Kami pastikan produk-produk lokal ini akan diprioritaskan dan ditempatkan di rak paling depan KDKMP,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya memicu perputaran ekonomi yang berkelanjutan tetapi juga menciptakan banyak lapangan kerja, terutama untuk generasi muda. Dengan semangat yang kuat untuk berkarya dan berinovasi, diharapkan masyarakat bisa lebih percaya diri dalam memasarkan produk lokal mereka.
![Koperasi Desa Dapat Majukan Produk Lokal dan UMKM Menurut Menkop | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/03/10e4bf31-154f-4b5a-ab53-764bc8f8d19c.jpeg)