Syracusebroadband.org – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) telah melaksanakan kajian awal tentang kemungkinan perpanjangan jalur kereta cepat dari Bandung menuju Surabaya. Hal ini disampaikan oleh Asisten Deputi Pengembangan Konektivitas Antar Wilayah Kemenko IPK, Djoko Hartoyo, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Dalam kajian awal tersebut, terdapat tiga opsi trase yang sedang dipertimbangkan untuk pengembangan lanjutan kereta cepat tersebut. Djoko Hartoyo menjelaskan bahwa kajian ini bertujuan untuk menjadi dasar bagi penelitian lebih lanjut terkait trase yang akan dipilih. Penentuan jalur yang tepat sangat penting agar proyek dapat berjalan efektif dan efisien.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bahwa restrukturisasi keuangan Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung (KCJB) akan menjadi faktor kunci sebelum keputusan perpanjangan jalur diperpanjang hingga Surabaya dan Banyuwangi. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono, menekankan bahwa evaluasi mengenai kelayakan proyek akan bergantung pada hasil restrukturisasi keuangan tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, juga menegaskan bahwa proses perpanjangan jalur tersebut akan dilakukan secara bertahap yang sejalan dengan restrukturisasi keuangan KCJB. Pertemuan dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia telah dilakukan untuk memastikan bahwa proyek tersebut tetap pada jalurnya.
Restrukturisasi ini dianggap vital karena akan berdampak pada rencana ekspansi kereta cepat menuju Jawa Timur. Komitmen pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur transportasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui.
![Kemenko IPK Tindak Lanjuti Kajian Kereta Cepat ke Surabaya | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-05-at-09.36.24.jpeg)