Site icon syracusebroadband.org

Kapal Pelni Tak Beroperasi, Legislator Perindo Khawatir Ekonomi

[original_title]

Syracusebroadband.org – Belum beroperasinya kapal penumpang di Pelabuhan Donggala mengakibatkan dampak signifikan terhadap mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Keterbatasan dalam transportasi laut, yang menjadi satu-satunya opsi untuk konektivitas antardaerah, memicu kesulitan bagi masyarakat dalam mengakses layanan dan mendistribusikan barang. Hal ini juga berpotensi menghambat pergerakan ekonomi lokal yang bergantung pada transportasi ini.

Masalah ini diangkat dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang diadakan oleh DPRD Kabupaten Donggala pada Selasa (12/5/2026). Dalam forum tersebut, hadir berbagai pihak, termasuk Aliansi Rakyat Donggala Bersatu (ARDB), PT Pelni, dan KSOP Kelas II Teluk Palu. Agenda utama rapat tersebut adalah mencari solusi terhadap masalah ketidakpastian jadwal pelayaran kapal yang hingga kini belum terjawab.

Anggota DPRD Kabupaten Donggala dari Fraksi Partai Perindo, Nasir Abdul Fattah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap posisi pihak yang hadir dalam RDP. Ia menilai bahwa perwakilan yang didatangkan bukanlah pengambil keputusan utama, sehingga pertanyaan mendasar mengenai kapan kapal PT Pelni akan beroperasi kembali menjadi tidak terjawab. “Sangat disayangkan, pihak yang diutus tidak bisa memberikan jawaban pasti mengenai jadwal kedatangan kapal ke Donggala,” ucapnya.

Situasi ini menjadi sangat krusial mengingat masyarakat sangat bergantung pada transportasi laut untuk kelangsungan hidup dan pengembangan ekonomi daerah. Upaya pencarian solusi yang konkret perlu dilakukan agar operasional kapal dapat segera kembali normal, sehingga mengurangi dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat pesisir.

Exit mobile version