Syracusebroadband.org – Iran menyatakan kesiapan untuk menghadapi Perang Jilid II dengan berbagai persiapan menghadapi kemungkinan konflik yang semakin mendekat. Kementerian Pertahanan Iran menegaskan bahwa negara tersebut tidak akan terjebak dalam tipu muslihat Amerika Serikat dan Israel, serta tidak akan lengah dalam menghadapi perpanjangan gencatan senjata.
Menurut Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, Iran memiliki ribuan rudal yang sebagian besar belum digunakan. Ia menjelaskan bahwa lebih dari 1.000 jenis senjata diproduksi secara domestik, yang mencerminkan tingkat kesiapan tinggi angkatan bersenjata Iran dalam menghadapi serangan. Bahkan, tercatat bahwa sekitar 9.000 perusahaan kini berkolaborasi dengan Angkatan Bersenjata dan Kementerian Pertahanan untuk memastikan kelancaran proses produksi senjata.
Salah satu strategi yang diterapkan adalah penutupan Selat Hormuz, yang telah dilakukan sebagai respons terhadap blokade ilegal yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. Talaei-Nik menyebutkan bahwa langkah ini menjadi alat bagi Iran untuk menegaskan tuntutannya terhadap negara-negara lain. Ia juga menekankan pentingnya penguasaan wilayah udara selama pertempuran yang sengit, di mana angkatan bersenjata Iran berhasil mempertahankan dominasi di area tersebut.
Iran pun mempersiapkan hingga 30 juta sukarelawan untuk mobilisasi bila diperlukan. Ini menunjukkan komitmen tinggi masyarakat Iran dalam mendukung pertahanan negara. Dengan berbagai persiapan yang matang, Iran ingin menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi ancaman yang mungkin datang, demi menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayahnya.
Semua langkah ini diambil dalam konteks peningkatan ketegangan dengan kekuatan asing yang terus berlanjut, dan menjadi sinyal jelas bahwa Iran bertekad untuk mempertahankan integritasnya di tengah tekanan global.
![Iran Siapkan Ribuan Rudal dan 30 Juta Sukarelawan untuk Perang | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/04/3-persiapan-iran-hadapi-perang-jilid-ii-dari-ribuan-rudal-hingga-30-juta-sukarelawan-bhd.jpg)