Syracusebroadband.org – Timnas Iran masih memiliki peluang untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026 sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Namun, harapan tersebut kini sangat bergantung pada hasil pertandingan tim lain yang harus menguntungkan mereka. Kekecewaan menyelimuti skuad Iran setelah kehilangan kemenangan di menit-menit akhir dalam pertandingan sebelumnya.
Pada laga yang berlangsung di Seattle, Iran seharusnya meraih poin penuh setelah Shoja Khalilzadeh mencetak gol pada menit ke-93. Namun, gol tersebut dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR) akibat pelanggaran offside, sehingga hasil akhir pertandingan berakhir imbang 1-1.
Ramin Rezaeian, bek senior timnas yang juga mencetak gol penyeimbang dan dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan itu, tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasinya. Ia merasa timnya secara keseluruhan layak meraih kemenangan. Dalam pernyataannya, Rezaeian menyatakan, “Saya lelah, sungguh. Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan sepak bola kami di Iran, karena kami sama sekali tidak memiliki keberuntungan. Tim kami pantas memenangkan pertandingan. Pada akhirnya, kami hanya bisa meminta maaf kepada rakyat Iran karena mereka pantas mendapatkan lebih banyak kebahagiaan,” ungkapnya kepada media pada Minggu (28/6/2026).
Dengan hasil imbang tersebut, situasi timnas Iran menjadi semakin sulit. Mereka kini harus menantikan hasil pertandingan lainnya untuk menentukan langkah mereka di Piala Dunia 2026. Penantian ini menjadi momen penting, mengingat ambisi mereka untuk terus melaju di turnamen bergengsi ini.
![Iran Hadapi Kesulitan, Sepak Bola Teheran Terpuruk | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/06/iran-tak-punya-keberuntungan-apa-yang-terjadi-dengan-sepak-bola-teheran-mfy.jpg)