Syracusebroadband.org – Tim Nasional Kroasia harus menghadapi kenyataan pahit setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026, akibat kekalahan 1-2 dari Portugal di Toronto Stadium, Kanada, pada Jumat (3/7/2026). Pertandingan ini dibumbui kontroversi ketika gol penyama kedudukan Kroasia di menit-menit terakhir dianulir oleh VAR, yang menyulitkan langkah mereka di babak 32 besar.
Kroasia yang diawali oleh gol Ivan Perisic, tampak memiliki peluang besar untuk menang, tetapi Portugal berhasil membalikkan keadaan melalui penalti Cristiano Ronaldo dan gol sundulan dari Goncalo Ramos. Harapan bagi Kroasia untuk meraih hasil positif muncul saat Josko Gvardiol mencetak gol di masa injury time, namun keputusan VAR membatalkan gol tersebut. Wasit menilai bahwa Igor Matanovic, salah satu pemain, telah menyentuh bola yang berujung pada posisi offside.
Matanovic menunjukkan sikap jujur dengan mengakui bahwa ia memang merasakan adanya kontak dengan bola. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa meskipun merasa kecewa, ia dan tim harus segera bangkit dan menatap ke depan untuk kompetisi berikutnya. Pengakuan tersebut mendapat respons positif dari para penggemar yang memuji kejujurannya di media sosial.
Di sisi lain, kapten tim, Luka Modric, meluapkan kekecewaannya secara terbuka. Ia mempertanyakan keadilan dalam penggunaan teknologi VAR, menuding bahwa sistem tersebut lebih menguntungkan tim-tim besar dan menghadirkan ketidakadilan bagi tim-tim seperti Kroasia. Meski situasinya berat, Modric menyerukan kepada rekan-rekannya untuk tetap fokus dan bersiap menghadapi kompetisi mendatang.
![Igor Matanovic Ungkap Kekecewaan Usai Golnya ke Portugal Dibatalkan | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/07/igor_matanovic-zmYL_large.jpg)