Syracusebroadband.org – Proses identifikasi korban bencana longsor dan banjir bandang di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat, terus dilaksanakan. Hingga saat ini, sebanyak 11 jenazah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI setempat, sementara total terdapat 25 kantong jenazah yang diterima di pos identifikasi.
Kombes Hendra Rochmawan, Kepala Bidang Humas Polda Jabar, mengungkapkan bahwa informasi terbaru menunjukkan penambahan tiga jenazah utuh, yang menjadi bagian dari jumlah kantong jenazah yang diterima. Dari 25 kantong tersebut, 10 di antaranya merupakan jenazah utuh, dan satu lainnya merupakan potongan tubuh. Proses identifikasi terhadap sisanya masih berlangsung melalui pemeriksaan post mortem dan ante mortem.
Data identifikasi menunjukkan bahwa korbannya terdiri dari berbagai usia dan jenis kelamin. Beberapa nama yang teridentifikasi antara lain Suriana (57 tahun), Jajang Tarta (35 tahun), dan Ayu Yuniarti (31 tahun). Selain itu, ada juga Dadang Apung (80 tahun) dan Nurhayati (42 tahun) yang termasuk di dalam daftar korban.
Jumlah total korban yang masih dalam pencarian mencapai 80 orang, menunjukkan kompleksitas situasi yang dihadapi oleh tim pencarian dan penyelamat. Untuk mendukung proses identifikasi, masyarakat diimbau untuk memberikan informasi jika memiliki kerabat yang hilang atau terlibat dalam bencana tersebut.
Kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan potensi terjadinya bencana susulan menjadi perhatian serius bagi semua pihak. Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan terus bekerja siang dan malam untuk mencari dan membantu para korban. Diharapkan, proses identifikasi dan pencarian segera membuahkan hasil positif demi keselamatan dan ketenangan keluarga yang terdampak.
![Identitas 11 Jenazah Korban Longsor Cisarua Terungkap | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/01/11-jenazah-korban-longsor-cisarua-bandung-barat-teridentifikasi-ini-identitasnya-rrw.jpg)