Syracusebroadband.org – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa dirinya tidak anti terhadap pemanggilan pemain veteran berusia di atas 28 tahun. Pernyataan ini muncul setelah sebelumnya Herdman menunjukkan ketertarikan lebih pada pesepakbola muda. Namun, ia menekankan bahwa kualitas pemainlah yang menjadi prioritas utama, bukan usia.
Herdman mengungkapkan pandangannya di Stadion Madya, Jakarta, baru-baru ini. Ia menjelaskan bahwa dalam sejarah kepelatihannya, pemain berusia lebih dari 30 tahun, seperti kapten Tim Kanada di Piala Dunia 2022 yang berusia 40 tahun, tetap berkontribusi signifikan. Menurutnya, seorang pemain akan dipanggil berdasarkan kemampuannya, terlepas dari apakah mereka muda atau tua.
Meskipun Herdman lebih banyak memfokuskan diri pada pemain muda dalam fase uji coba, ia menyatakan bahwa ketika mendekati turnamen besar, kehadiran pemain terbaik akan menjadi prioritas. Hal ini menegaskan bahwa perencanaan jangka panjang tetap mencakup kesempatan bagi pemain muda, tetapi hasil akhir tetap bergantung pada performa tertinggi.
Sebagai contoh, Herdman menjelaskan kondisi Ezra Walian, mantan pemain Timnas yang tidak dipanggil karena sedang menghadapi cedera serta masalah pribadi, dan bukan karena faktor usia. Ia menambahkan bahwa di ajang-ajang seperti Piala AFF, kualitas dan performa terbaiklah yang akan menentukan pemilihan pemain.
Penegasan Herdman ini diharapkan dapat menghilangkan kesalahpahaman mengenai pendekatannya terhadap pemanggilan pemain veteran di Timnas Indonesia, dan menegaskan komitmennya kepada prestasi tim.
![Herdman Tegaskan Keterbukaan Terhadap Pemain Veteran Timnas Indonesia | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/05/john_herdman_mengaku_tidak_anti_sama_sekali_memanggil_pemain_pemain_veteran_ke_timnas_indonesia-akpH.jpeg)