Syracusebroadband.org – Hakim Danish, pembalap Moto3 asal Malaysia, mengakui bahwa motor yang dikemudikan oleh Veda Ega Pratama memiliki keunggulan dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, pada 1 November 2026. Dalam seri ke-19 Moto3 2026, Danish memulai balapan dari posisi ketiga dan berharap bisa meraih podium, namun harus puas finis di urutan keempat.
Pada balapan tersebut, konflik sengit terjadi terutama di lima lap terakhir dari total 15 lap. Meskipun Danish memiliki kesempatan untuk finis ketiga, kesalahan pada tikungan terakhir menghalangi usahanya untuk menyalip Alvaro Carpe. Veda Ega dan Maximo Quiles juga tampil superior, menjadikan persaingan semakin ketat.
Danish menyatakan, “Tentu saja, saya ingin naik podium tetapi gagal. Saya sudah melakukan yang terbaik tapi mengerem terlalu terlambat di tikungan terakhir,” menjelaskan kesulitan yang dihadapinya selama balapan. Meski tidak mencapai target podium, ia merasa puas dengan performa yang diperlihatkan dan mengaku telah berusaha maksimal untuk menggapai impian tersebut.
Balapan ini menunjukkan persaingan yang kompetitif dalam dunia Moto3, dan kehadiran pembalap-pembalap muda seperti Danish dan Veda Ega menambah warna dalam ajang tersebut. Meskipun mengalami kekalahan, Hongki Danish tetap optimis dan memandang ke depan untuk kesempatan berikutnya. Dengan penampilan yang menjanjikan, ia bertekad untuk belajar dari pengalaman ini dan meningkatkan performanya di masa mendatang.
![Hakim Danish Akui Veda Ega Pratama Unggul di Moto3 Malaysia | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/11/hakim_danish_dengan_jujur_mengakui_motor_yang_dikemudikan_veda_ega_pratama_jauh_lebih_unggul-j1US_la.jpeg)