Site icon syracusebroadband.org

Gareth Bale: Real Madrid Tak Butuh Pelatih Taktis Seperti Alonso

[original_title]

Syracusebroadband.org – Gareth Bale menyatakan pemahaman mengenai pemecatan Xabi Alonso dari posisi pelatih Real Madrid. Bale menilai, tim sebesar Los Blancos lebih membutuhkannya pelatih yang mampu menguasai dan membawa harmoni di ruang ganti, ketimbang hanya fokus pada aspek taktik.

Alonso yang baru melatih Madrid sejak awal musim 2025-2026 sebelumnya dikenal berprestasi saat menangani Bayer Leverkusen. Di bawah kepemimpinannya, Leverkusen berhasil meraih trofi Bundesliga, DFB Pokal, dan Piala Super Jerman, dengan catatan 89 kemenangan dari 140 laga di semua kompetisi.

Meskipun berhasil meningkatkan permainan tim di Leverkusen dengan taktik menyerang, catatan buruk di Madrid dengan 20 kemenangan, 3 imbang, dan 5 kekalahan dari 28 pertandingan, membuat posisinya tidak aman. Segera setelah pemecatan, alasan utama yang diungkap adalah ketidakharmonisan di ruang ganti. Pemain-pemain seperti Vinicius Jr dan Federico Valverde dilaporkan tidak senang dengan metode pelatihan Alonso.

Bale mengakui bahwa meski Alonso adalah pelatih yang berbakat, Madrid membutuhkan sosok yang lebih sejalan dengan kebutuhan tim saat ini. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara taktik dan manajemen hubungan di antara pemain, yang sering kali menjadi faktor kunci dalam kesuksesan sebuah tim sepak bola.

Dengan pemecatan ini, Madrid dihadapkan pada tantangan untuk mencari pelatih baru yang dapat membawa kembali kestabilan dan performa terbaik tim. Keduanya, taktik dan pengelolaan ruang ganti, menjadi aspek penting yang tak boleh diabaikan dalam proses pemilihan pelatih nantinya.

Exit mobile version