Site icon syracusebroadband.org

FIFA Berhentikan Pejabat yang Menentang Rencana Gianni Infantino

[original_title]

Syracusebroadband.org – FIFA resmi memecat Kevin Lamour dari posisinya sebagai Chief Operating Officer (COO). Keputusan ini diambil kurang dari tiga minggu setelah Lamour secara terbuka mengkritik rencana kontroversial Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait proyek komersial yang dikenal dengan FIFA Forward Enterprise (FFE).

Juru bicara FIFA mengonfirmasi bahwa pemecatan Lamour berlaku efektif mulai 17 Agustus 2026. Dalam pernyataannya, FIFA menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi Lamour selama dua tahun masa baktinya dan mengharapkan kesuksesan di masa depan.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, melalui email kepada staf menjelaskan bahwa pemisahan ini dilakukan setelah pemikiran yang matang. Lamour sebelumnya telah menyebut FFE sebagai “proyek satu orang” dan mengkritik bahwa administrasi FIFA telah “terpedaya” oleh rencana yang kontroversial tersebut. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang baik seharusnya mampu menyatukan dan menginspirasi, bukan sebaliknya.

Kritik Lamour muncul di tengah penolakan luas terhadap rencana FFE, yang berencana menjual 21% sahamnya kepada investor swasta untuk mengelola hak komersial dan tiket kompetisi, termasuk Piala Dunia. Beberapa konfederasi, termasuk UEFA, mengancam akan memboikot Piala Dunia jika proyek tersebut dilanjutkan, yang menyebabkan posisi Infantino menjadi rentan menjelang Kongres FIFA pada Maret mendatang.

Kevin Lamour, yang bergabung dengan FIFA pada November 2024, belum memberikan komentar lebih lanjut terkait pemecatannya. Pemisahan ini menandai keretakan yang semakin dalam di dalam tubuh FIFA, yang menunjukkan ketegangan internal yang mengancam stabilitas organizasinya.

Exit mobile version