Site icon syracusebroadband.org

Ekspor Jakarta Raih 1,5 Miliar Dolar AS di April 2026

[original_title]

Syracusebroadband.org – Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan bahwa total nilai ekspor Jakarta pada April 2026 mencapai 1,50 miliar dolar AS, menunjukkan peningkatan sebesar 31,61 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh pertumbuhan signifikan di sektor migas dan non-migas, yang masing-masing mencatat kenaikan sebesar 192,14 persen dan 31,29 persen.

Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, menjelaskan bahwa sektor industri pengolahan menjadi kontributor terbesar bagi struktur ekspor kota ini. Nilai ekspor sektor tersebut naik 33,45 persen, dari 1.100,84 juta dolar AS pada April 2025 menjadi 1.469,12 juta dolar AS pada tahun ini, menandakan adanya aktivitas manufaktur yang kuat di Jakarta.

Namun, sektor pertanian mengalami penurunan tajam sebesar 33,25 persen dalam nilai ekspor tahunan. Secara kumulatif, nilai ekspor Jakarta dari Januari hingga April 2026 tercatat sebesar 6,02 miliar dolar AS, tumbuh 10,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didominasi oleh sektor industri pengolahan dengan kontribusi kumulatif mencapai 97,77 persen.

Dari segi komoditas, logam mulia dan perhiasan menyuplai pangsa pasar terbesar dengan nilai 1,38 miliar dolar AS, meningkat 40,00 persen. Sektor kendaraan dan alas kaki juga berkontribusi signifikan, masing-masing dengan andil 16,74 persen dan 16,60 persen pada total ekspor.

Thailand menjadi negara tujuan utama ekspor Jakarta, diikuti oleh Amerika Serikat dan China. Indonesia mengekspor logam mulia dan alas kaki dengan nilai yang cukup besar ke negara-negara tersebut, menunjukkan perkembangan positif dalam dinamika perdagangan internasional Jakarta.

Exit mobile version