Syracusebroadband.org – Proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di Laut Jawa terus dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Polri. Hingga Selasa, total 18 korban ditemukan, di mana sembilan di antaranya telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga, sementara sembilan lainnya masih dalam tahap identifikasi.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa setiap korban yang ditemukan akan melalui proses identifikasi yang akurat, berdasarkan data antemortem dan post mortem. Ia menambahkan bahwa pengumpulan data dari keluarga korban sangat penting, termasuk pengambilan sampel DNA untuk digunakan sebagai data pembanding saat melakukan identifikasi.
Proses identifikasi mencakup pemeriksaan rekam medis, sidik jari, gigi, serta properti korban. Lab Biddokkes Polda Jawa Barat telah mengambil sampel DNA dari keluarga untuk dikirim ke Pusdokkes Polri guna pemeriksaan lanjutan. Tim DVI Polda Kalimantan Selatan juga bekerja sama dengan Pusdokkes Polri dan Inafis dalam melakukan pemeriksaan jenazah yang telah dievakuasi.
Trunoyudo menegaskan pentingnya keakuratan dalam identifikasi sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga. Data antemortem yang terkumpul akan membantu proses rekonsiliasi yang lebih baik.
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan bahwa per Selasa pukul 11.30 WITA, sebanyak 126 korban telah ditemukan, terdiri dari 108 penyelamat dan 18 korban yang meninggal. Masih terdapat 117 penumpang yang dalam pencarian dari total 243 orang yang tercantum dalam manifes KM Virgo Transport 8.
![DVI Polri Tingkatkan Proses Identifikasi KM Virgo Transport 8 | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/09/1000091051.jpg)