09 February 2026 – Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo meninggal dunia pada usia 78 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu malam pukul 20.15 WIB. Kepergian diplomat senior ini terjadi saat ia masih menjalankan tugasnya di Manila, Filipina. Antara News
Agus Widjojo dilantik sebagai Duta Besar RI untuk Republik Filipina, merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau, pada 12 Januari 2022 oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 4/P Tahun 2022. Sebelum pengangkatan tersebut, ia memiliki karier panjang sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat dan tokoh reformasi militer Indonesia.
Jenazah almarhum kemudian menerima penghormatan terakhir di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta pada Senin pagi. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memimpin upacara penghormatan yang dihadiri oleh pejabat diplomatik asing dan keluarga besar Kementerian. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan arak-arak menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata untuk pemakaman militer.
Dalam sambutannya, Duta Besar Republik Filipina untuk Indonesia, Christopher B. Montero, menyampaikan belasungkawa pemerintah Filipina atas wafatnya Agus Widjojo, sekaligus menghargai kontribusinya dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Filipina yang kini memasuki 75 tahun. “Kami menyampaikan duka cita yang begitu mendalam atas meninggalnya Dubes Agus Widjojo,” ujar Montero di Gedung Pancasila.
Agus Widjojo dikenal bukan hanya sebagai diplomat, tetapi juga pemikir militer yang mendorong reformasi profesional di tubuh TNI dan supremasi sipil dalam sistem demokrasi Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mewakili Fraksi TNI/Polri dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) periode 2016–2022 sebelum tugas diplomatnya di Filipina.
Kepergian Agus Widjojo meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar militer, diplomasi, dan pemerintahan Indonesia. Figur ini akan dikenang atas dedikasinya yang panjang terhadap pelayanan publik, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.
