Syracusebroadband.org – Ducati Corse mengalami kekecewaan yang mendalam setelah dua pembalap tim pabrikan, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, gagal menyelesaikan balapan di MotoGP Spanyol 2026. Manajer Umum Ducati, Gigi Dall’Igna, menyatakan rasa kecewa yang mendalam, namun juga bersyukur melihat performa positif dari tim satelit, Pertamina Enduro VR46 Racing Team dan Gresini Racing, yang berhasil menjaga reputasi pabrikan asal Italia tersebut.
Pekan balapan MotoGP Spanyol memang membawa dinamika luar biasa bagi Ducati. Pada Sprint Race yang berlangsung pada 25 April, Marquez dan Bagnaia berhasil meraih posisi satu dan dua. Namun, kebahagiaan tersebut tidak bertahan lama. Pada balapan utama yang digelar pada 26 April, Marquez mengalami kecelakaan di lap kedua dan gagal menyelesaikan perlombaan. Sementara itu, Bagnaia menghadapi masalah teknis yang memaksanya untuk keluar lebih awal dari balapan.
Dall’Igna mengingat awal balapan dengan optimisme, namun kecelakaan Marquez mengubah segalanya menjadi kekecewaan. “Sebuah balapan yang diawali dengan baik untuk Marc, namun berjalan sangat berbeda setelah himpunan insiden yang menimpa,” ungkap Dall’Igna, menggambarkan suasana hati tim setelah kejadian tersebut. Menurutnya, kondisi balapan sangat mendukung untuk meraih hasil lebih baik, tetapi kenyataannya berkata lain.
Kekalahan ini menjadi pelajaran penting bagi Ducati, terutama menjelang balapan berikutnya, ketika tim akan berusaha memperbaiki performa dan strategi agar kembali bersaing di papan atas.
![Ducati Kecewa Marquez dan Bagnaia Gagal Finis di MotoGP Spanyol | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/05/ducati_corse_kecewa_berat_dengan_kegagalan_dua_pembalap_tim_pabrikan_di_motogp_spanyol_2026-diF7_lar.jpeg)