Site icon syracusebroadband.org

China Dukung Usulan Kolaborasi Rantai Pasok Indonesia di BRICS

[original_title]

Syracusebroadband.org – Pemerintah China menyambut positif inisiatif Indonesia yang mengusulkan kolaborasi dalam rantai pasok di antara negara-negara BRICS. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan bahwa China berkomitmen untuk memperkuat kerja sama teknologi dengan negara-negara BRICS. Hal ini bertujuan memperdalam keterkaitan industri dan melaksanakan proyek-proyek peningkatan kapasitas.

Pernyataan tersebut disampaikan saat konferensi pers di Beijing pada hari Senin, sebagai tanggapan terhadap pidato Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sesi kedua KTT ke-18 BRICS yang diadakan di New Delhi pada Minggu lalu. Dalam pidatonya, Prabowo menekankan perlunya negara-negara anggota BRICS untuk bersama-sama mengatasi tantangan ekonomi global dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi negara berkembang.

Prabowo mengusulkan agar negara-negara BRICS mengeksplorasi potensi sumber daya yang ada, termasuk mineral kritis dan energi terbarukan yang dimiliki Indonesia. Ia menggambarkan niatnya untuk berkolaborasi dalam industrialisasi serta memanfaatkan kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh anggota BRICS untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan investasi.

Guo Jiakun menambahkan bahwa BRICS telah aktif dalam mendorong kerja sama di bidang industrialisasi melalui pembentukan Pusat Inovasi Kemitraan BRICS. KTT BRICS yang berlangsung juga dihadiri oleh pemimpin dari berbagai negara, termasuk Presiden Rusia dan Presiden Afrika Selatan, dengan fokus pada ketahanan, inovasi, kerja sama, dan keberlanjutan sebagai pilar utama untuk menghadapi tantangan global.

Saat ini, BRICS terdiri dari 11 negara, mewakili hampir setengah populasi dunia dan berkontribusi besar terhadap ekonomi global.

Exit mobile version