Syracusebroadband.org – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, atau yang lebih dikenal sebagai BRI, berencana untuk meningkatkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi secara signifikan pada tahun 2026. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penyaluran hingga 60.000 unit rumah subsidi sebagai bagian dari dukungan terhadap program perumahan nasional.
Dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung BRI I, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026), Hery menjelaskan bahwa tahun lalu, BRI telah menyalurkan sekitar 36.000 KPR subsidi. “Tahun ini kami berharap dapat meningkatkan target menjadi 60.000 unit,” ungkapnya. Peningkatan ini bertujuan untuk memenuhi penugasan pemerintah dalam penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Lebih lanjut, Hery menjelaskan bahwa target nasional untuk penyerapan rumah subsidi melalui FLPP pada tahun 2026 tetap ditetapkan sebanyak 350.000 unit, sama seperti tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, BRI berhasil merealisasikan pembiayaan rumah subsidi mencapai sekitar 36.000 unit, yang mencatat lonjakan hampir 100 persen dibandingkan dengan pencapaian tahun 2024 yang hanya berada di kisaran 16.000 unit.
Dengan peningkatan target ini, BRI menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam mengatasi permasalahan perumahan di Indonesia. BRI berharap dapat mendukung masyarakat yang membutuhkan rumah melalui fasilitas KPR subsidi ini, sekaligus meningkatkan aksesibilitas bagi calon pembeli rumah di seluruh negeri.
![BRI Optimis Capai Target 60.000 KPR Subsidi di 2026 | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/02/dirut-bri-optimistis-kejar-target-60000-kpr-subsidi-di-2026-smn.jpeg)