Syracusebroadband.org – Banjir melanda Jakarta dengan 45 RT masih tergenang hingga malam hari pada Sabtu, 24 Januari 2026, menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur sejak Kamis, 22 Januari 2026.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, menyampaikan bahwa selain 45 RT, satu ruas jalan juga terdampak dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 180 cm. “Hingga pukul 19.00 WIB, kami mencatat ada 45 RT dan satu ruas jalan yang masih tergenang,” ujarnya.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel di setiap lokasi banjir untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan fungsi tali-tali air. Mereka bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat. Yohan menekankan pentingnya kerja sama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas. “Genangan air ditargetkan akan surut dalam waktu cepat,” tegasnya.
Beberapa wilayah yang terdampak meliputi Jakarta Barat, dengan rincian 23 RT di berbagai kelurahan, seperti Duri Kosambi dan Kedaung Kali Angke. Penyebab utama banjir ini diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi serta luapan dari Kali Angke.
BPBD dan pemerintah setempat terus berupaya menanggulangi situasi ini agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal secepatnya. Mereka juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat kembali terjadi.
![Banjir Surut, Namun 45 RT dan Satu Jalan Masih Terendam | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/01/banjir-mulai-surut-45-rt-dan-1-ruas-jalan-masih-terendam-hingga-sabtu-malam-pvv.jpg)