Syracusebroadband.org – Francesco Bagnaia, pembalap dari Tim Ducati Lenovo, menyuarakan kekhawatirannya terkait dominasi tim Aprilia Racing pada awal musim MotoGP 2026. Bagnaia mencatat bahwa para pebalap Aprilia, khususnya Marco Bezzecchi, menunjukkan performa luar biasa dengan meraih tiga kemenangan berturut-turut di Thailand, Brasil, dan Amerika Serikat.
Dalam tiga balapan pertama musim ini, Aprilia berhasil menyapu bersih podium, dengan Bezzecchi memimpin klasemen. Rekan setim Bezzecchi, Jorge Martin, juga menunjukkan performa gemilang dengan menyelesaikan balapan di posisi kedua di Brasil dan Amerika Serikat, mengukuhkan dominasi Tim Aprilia di awal kejuaraan.
Bagnaia mengungkapkan keprihatinan mengenai peningkatan pesat yang ditunjukkan tim rivalnya itu. Ia mencatat adanya masalah dengan performa ban pada motor Ducati yang digunakan olehnya dan rekan-rekannya. “Aprilia telah membuat langkah maju yang signifikan; mereka tampil tanpa mengalami keausan ban meskipun melaju dengan cepat,” ujar Bagnaia dalam komentarnya. Penampilan Aprilia yang stabil membuat Bagnaia merasa tertekan dalam persaingan musim ini.
Sementara itu, tim pabrikan Ducati mengalami kesulitan untuk bersaing di papan atas. Marc Marquez, juara bertahan, hanya mampu menduduki posisi kelima, sedangkan Bagnaia terpaksa puas berada di urutan kesembilan. Dengan perkembangan yang terjadi, Bagnaia dan Ducati harus segera melakukan perbaikan untuk menjaga posisi mereka dalam balapan yang semakin ketat ini. Performa Aprilia yang mengesankan tentunya menjadi tantangan besar bagi tim-tim lain dalam menghadapi sisa musim MotoGP 2026.
![Aprilia Kuasai Awal MotoGP 2026, Bagnaia Merasa Tertekan | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/04/francesco_bagnaia-zGgM_large.jpg)