Syracusebroadband.org – Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia (AEI), David Sutyanto, menilai hasil penilaian dari MSCI menjadi kesempatan untuk memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di tingkat global. Dalam keterangan resminya di Jakarta pada Jumat, David menekankan bahwa hasil tersebut bukan sinyal negatif, melainkan sebuah momentum untuk meningkatkan kualitas pasar.
David mengungkapkan bahwa banyak indikator utama dalam analisis MSCI masih menunjukkan fondasi yang kuat bagi pasar modal Indonesia. Beberapa faktor, seperti persyaratan investasi, batas kepemilikan asing, serta kebebasan arus modal, mendapatkan penilaian yang positif. Hal ini menunjukkan bahwa pasar Indonesia tetap menjadi perhatian utama bagi investor global sebagai salah satu pasar berkembang yang signifikan di Asia Pasifik.
Meskipun demikian, David juga mencatat masih ada tantangan dalam aspek aliran informasi yang perlu diperbaiki. Ia menggarisbawahi bahwa perbaikan dalam kualitas informasi sangat penting untuk menarik minat investor. Ketersediaan informasi yang kredibel dan tepat waktu menjadi salah satu daya tarik utama bagi pasar modal.
Samuel Sekuritas Indonesia juga menilai penurunan peringkat pada kriteria aliran informasi tidak cukup kuat untuk mengubah status Indonesia sebagai pasar berkembang. Beberapa faktor pendukung, seperti pengungkapan pemegang saham dan peningkatan free float, dianggap cukup untuk mempertahankan status tersebut.
Dalam laporan MSCI yang dirilis pada Jumat lalu, terdapat lima segmen aksesibilitas pasar dan 18 kriteria penilaian. Dari jumlah tersebut, sepuluh kriteria mendapatkan penilaian tertinggi, sementara dua kriteria, termasuk aliran informasi, menunjukkan perlu adanya perbaikan. David mengingatkan pentingnya agenda pembenahan aliran informasi untuk meningkatkan kepercayaan investor serta memperkuat kelas pasar modal Indonesia.
![AEI: Ulasan MSCI Sempurnakan Kualitas Pasar Modal Kompetitif | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/06/ihsg-ditutup-melemah-ke-posisi-5.941-2798952.jpg)