Syracusebroadband.org – Dukungan terhadap petenis pria di dunia terus mengalami perubahan signifikan seiring dengan pensiunnya beberapa legenda seperti Roger Federer, Rafael Nadal, dan Andy Murray. Hal ini menciptakan peluang bagi generasi baru untuk mendominasi lapangan tenis. Saat ini, daftar petenis berpenghasilan tertinggi tidak hanya didasarkan pada popularitas, melainkan perolehan hadiah uang resmi dari ATP.
Di puncak daftar, Novak Djokovic memimpin dengan pendapatan sekitar USD194,8 juta atau setara Rp3,4 triliun. Djokovic, yang kini berusia 39 tahun, telah mencatatkan rekor 24 gelar Grand Slam dan memperoleh penghargaan tertinggi di dunia tenis. Dengan pencapaian tersebut, ia menjadi penguasa mutlak dalam sejarah tenis modern, jauh di atas petenis lain.
Di posisi kedua adalah Alexander Zverev, petenis asal Jerman yang memiliki total pendapatan sekitar USD74 juta atau Rp1,3 triliun. Zverev telah menunjukkan konsistensi dalam permainannya selama hampir satu dekade, meraih 24 gelar ATP dan medali emas Olimpiade 2021. Tahun ini, ia semakin mengukuhkan posisinya dengan meraih gelar Grand Slam pertamanya di French Open dan juga mencetak kemenangan di US Open.
Petenis muda Jannik Sinner dari Italia, yang kini berusia 25 tahun, menempati posisi ketiga dengan total pendapatan USD69,5 juta atau Rp1,2 triliun. Sinner menunjukkan performa luar biasa dengan mengantongi gelar juara di berbagai turnamen bergengsi, termasuk back-to-back Australian Open dan US Open, serta Wimbledon.
Perubahan ini menggambarkan dinamika baru dalam dunia tenis, di mana generasi baru siap mengambil alih mahkota yang pernah dikenakan para legenda.
![5 Petenis Pria Terkaya 2026, Nomor 1 Raih Rp3,4 Triliun | syracusebroadband.org [original_title]](https://syracusebroadband.org/wp-content/uploads/2026/09/alexander_zverev-3elV_large.jpg)